Jumat, 31 Mei 2013

Reaktor Nuklir

Reaktor nuklir adalah tempat terjadinya reaksi inti berantai terkendali, baik pembelahan inti (Fisi) atau penggabungan inti (Fusi). Awalnya, reaktor nuklir pertama digunakan untuk memproduksi Plutonium sebagai bahan senjata nuklir. Hingga saat ini telah ada berbagai jenis dan ukuran reaktor nuklir, tetapi semua reaktor atom tersebut memiliki lima komponen dasar yang sama, yaitu: elemen bahan bakar, moderator netron, batang kendali, pendingin dan perisai beton.
Reaktor nuklir digunakan untuk banyak tujuan, diantaranya sebagai reaktor penelitian dan reactor daya. Saat ini reaktor nuklir banyak digunakan untuk membangkitkan listrik. Hal ini biasanya melibatkan panas dari reaksi nuklir untuk tenaga turbin uap. Sedangkan reaktor penelitian digunkan untuk pembuatan radioisotop (isotop radioaktif) dan penelitian lebih lanjut.
Sebagaimana diketahui bahwa reaktor nuklir adalah tempat terjadinya reaksi inti berantai terkendali, baik pembelahan inti (Fisi) atau penggabungan inti (Fusi). Reactor menghasilkan panas dalam beberapa cara:
·       Energi kinetik produk-produk fisi diubah menjadi energi panas ketika inti bertabrakan dengan atom di dekatnya 
·       Sebagian dari sinar gamma yang dihasilkan selama fisi deserap oleh reaktor, energy mereka diubah menjadi panas
·       Panas yang dihasilkan oleh peluruh radioaktif produk fisi dan bahan-bahan yang telah diaktifkan oleh penyerapan neutron. Sumber panas pembusukan ini akan tetap selama beberapa waktu bahkan setelah reaktor mati. Kekuatan panas yang dihasilkan oleh reaksi nuklir adalah 1.000.000 kali dari massa yang sama batubara


Tidak ada komentar:

Posting Komentar